Penjelasan Ini Mengapa Orang Bisa Kidal?

97
Penjelasan Ini Mengapa Orang Bisa Kidal?
Penjelasan Ini Mengapa Orang Bisa Kidal?

ZonaNKRI – Mengapa ada orang yang menggunakan kidal? dan juga mengapa orang menggunakan tangan kanan? pertanyaan seperti itu telah lama di pikirkan oleh para ilmuwan. Mereka berusaha menjelaskan kecenderungan penggunaan salah satu tangan secara alami di bandingkan tangan lainnya.

Berbagai penelitian pun di lakukan selama beberapa dekade sebelumnya, ilmuwan berasumsi bahwa kecenderungan itu berasal dari otak manusia. Kini perkembangan penelitian memberikan bukti lain bahwa tak hanya otak yang menentukan kecenderungan tersebut.

Hasil penelitian yang di publikasikan di jurnal elife, februari 2017 membeberkan hal lain. Tim biopsikologi internasional yang di pimpin Universitas Ruhr Bochum, Jerman, mendapati adanya peran penting sumsum tulang belakang.

Temuan Sebastian Ocklenburg dan koleganya terbilang menarik, Jika benar makan kecenderungan penggunaan tangan telah di tentukan sebelum otak ikut mengaturnya.

Pada dekade 1980, pemindaian ultrasound membuktikan bahwa kidal atau sebaliknya berkembang di rahim sejak awal pekan ke-8 kehamilan. Hal itu makin terdeteksi dengan jelas saat usia kandungan memasuki pekan ke-10.

Hasil penelitian itu diterbitkan di jurnal Nature pada 4 Oktober 1990. Penelitian menunjukkan bahwa dari pekan ke-13, janin cenderung menghisap jempol kiri atau kanan miliknya.

Dari penelitian tersebut, Ocklenburg dan koleganya mengembangkan penelitian. Mereka menengok ekspresi gen asimetris di korteks motorik dan bagian otak lainnya, sebab gerakan lengan dan tangan diprakarsai korteks motorik.

Dalam perkembangan embrio, korteks motorik tak selalu terhubung secara fungsional ke sumsum tulang belakang. Bahkan, ketika indikasi awal preferensi tangan muncul, sumsum tulang belakang belum membentuk hubungan dengan otak.

“Janin manusia sudah menunjukkan asimetris yang cukup besar pada gerakan lengan sebelum korteks motor terhubung secara fungsional dengan sumsum tulang belakang. Sehingga lebih memungkinkan anggapan ekspresi asimetris gen tulang belakang membentuk dasar molekuler dari penggunaan tangan,” tulis para ilmuwan seperti dilansir Science Alert pada hari Sabtu (6/1/2018).

Penyelidikan pun berlanjut pada sumsung tulang belakang. Mereka melihat ekspresi gen di tali tulang belakang lima janin manusia antara pekan ke-8 dan pekan ke-12 masa kehamilan.

Pada pekan ke-8, terdapat perbedaan jumlah gen yang diekspesikan sisi kanan atau sis kiri sumsum tulang belakang. Perbedaan tersebut terletak pada segmen sumsum tulang belakang yang mengendalikan gerakan lengan dan tungkai.

Ternyata, faktor lingkungan menjadi penyebab perbedaan aktivitas gen asimetris tersebut melalui epigenetika, lapisan yang berada di atas genom kita dan menentukan gen mana yang dinyalakan dan dimatikan.

“Temuan kami menunjukkan bahwa mekanisme molekuler untuk pengaturan epigenetika di dalam sumsum tulang belakang merupakan titik awal untuk kecenderungan penggunaan tangan,” tulis para ilmuwan.

Diperlukan banyak penelitian berikutnya untuk mengonfirmasi hasil temuan Ocklenburg dan koleganya. Verfikasi independen hasil penelitian juga akan membantu pemahaman baru penyebab kecenderungan penggunaan tangan.

BACA JUGA : Usung Djarot Di Pilgub Sumut PDIP Sebut Beri Harapan Baru

Kami sangat menerima Kritik dan saran dari kalian… Terimakasih ^-^

Poker Online Judi Online Kartu Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here