JAD Jadi Organisasi Terlarang Dan Akan Dibekukan, Pengacara Tidak Boleh Banding

69
JAD Jadi Organisasi Terlarang Dan Akan Dibekukan, Pengacara Tidak Boleh Banding
JAD Jadi Organisasi Terlarang Dan Akan Dibekukan, Pengacara Tidak Boleh Banding

ZonaNKRI – Majelis hakim telah memutuskan membekukan sekaligus menyatakan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) sebagai organisasi terlarang karena terkait terorisme. Pimpinan JAD Zainal Anshori tidak mengajukan banding atas putusan hakim.

Setelah hakim ketua Aris Bawono Langgeng mengetuk palu vonis, Zainal Anshori langsung mengacungkan jari telunjuk dan bertakbir di Pengadilan Negeri Jaksel, Jl Ampera Raya.

Zainal langsung berdiskusi dengan pengacara JAD, Asludin Hatjani, terkait vonis tersebut. Pihak pengacara menyatakan tidak mengajukan banding.

Setelah dipertimbangkan, klien kami memutuskan tidak mengajukan banding,kata Asludin Hatjani.

Majelis hakim memutus pembekuan JAD dan membayar denda sebesar Rp 5 juta. Hakim menyatakan JAD sebagai korporasi yang mewadahi aksi terorisme.

Menyatakan terdakwa Jamaah Ansharut Daulah atau JAD terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, menetapkan dan membekukan organisasi JAD berafiliasi dengan ISIS (Islamic State in lraq and Syria) atau DAESH (Al-Dawla Ill-Sham) atau ISIL (Islamic State of Iraq and Levant) atau IS (Islamic State) dan menyatakan sebagai korporasi yang terlarang, ujar hakim Aris.

JAD dijerat dalam Pasal 17 ayat 1 dan ayat 2 juncto Pasal 6 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sebagaimana telah ditetapkan menjadi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2003.

BACA JUGA : Acara di Semarang Ustaz Abdul Somad Merasa Seperti Cawapres

Poker Online Judi Online Kartu Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here