Pepen Ajak Anies ke Bantargebang Jika Ingin Selesaikan Konflik Sampah

113
Pepen Ajak Anies ke Bantargebang Jika Ingin Selesaikan Konflik Sampah
Pepen Ajak Anies ke Bantargebang Jika Ingin Selesaikan Konflik Sampah

ZonaNKRI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Pepen) berharap konflik terkait sampah dengan Pemprov DKI bisa segera diselesaikan. Salah satu caranya, menurut Pepen, dengan Gubernur DKI Anies Baswedan datang ke Bantargebang.

Makanya saya ngajak ke Gubernur Anies datang ke Bantargebang, dilihat dengan mata dan kepala sendiri kan enak. Apa yang terjadinya di sana. Saya ingin konflik ini diselesaikan, kata Pepen.

Pepen menjelaskan, selama ini belum ada komunikasi langsung dengan Anies terkait persoalan sampah. Hanya ada komunikasi dengan Sandiaga Uno yang kala itu masih menjadi Wagub DKI pada Mei 2018.

Nggak pernah ada komunikasi, saya pernah bertemu Pak Sandiaga, itu waktu awal-awal. Kita berikan proposal, ini tanggung jawab lingkungan karena 2022 DKI akan me-recovery 50 tahun ke depan, tutur Pepen.

Makanya teman-teman liat TPA itu, jangan liat kulitnya saja,imbuhnya.

Sementara itu Gubernur DKI Anies Baswedan sebelumnya telah menyatakan bahwa kewajiban DKI soal sampah sudah selesai. Kewajiban di sini khususnya terkait kompensasi bau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Jadi saya ingin meletakkan ini pada porsi permasalahannya. Kita memiliki perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Kota Bekasi. Itu ditandatangani tahun 2016, berlaku selama 5 tahun dan dari perjanjian kerja sama itu, masing-masing pihak memiliki kewajiban termasuk Pemprov DKI salah satunya adalah kebagian membayar dan nilainya adalah sebesar range-nya tergantung tonase sampah, Rp 130-150 miliar per tahun, ujar Anies.

Anies menegaskan pihaknya telah menunaikan membayar dana kompensasi bau ke Pemkot Bekasi yang nilainya sekitar Rp 190 miliar. Untuk 2019, besaran dana tersebut akan dikurangi karena alasan tertentu.

Di tahun 2018 kita sudah menunaikan, nilainya Rp 138 miliar dengan tambahan juga utang tahun 2017 senilai Rp 64 miliar. Untuk 2019 diproyeksikan tonasenya kemudian diturunkan dalam bentuk rupiahnya dan dialokasikan Rp 141 miliar. Itulah kewajiban yang dimiliki oleh DKI kepada Pemerintah Kota Bekasi,jelas Anies.

BACA JUGA : Ahmad Dhani Dicegah Keluar Negeri, Pengacara: Polisi Jangan Terlalu Berlebihan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here