Kemenlu Pulangkan Staf KBRI Terkait Kasus Suap 3 Warga Negara Singapura

77
Kemenlu Pulangkan Staf KBRI Terkait Kasus Suap 3 Warga Negara Singapura
Kemenlu Pulangkan Staf KBRI Terkait Kasus Suap 3 Warga Negara Singapura

ZonaNKRI – Tiga warga Singapura, termasuk seorang agen asuransi, dijerat dakwaan penyuapan yang mengatasnamakan seorang pejabat Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia. Pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengatakan pejabat yang dimaksud merupakan staf teknis di KBRI Singapura dan telah ditarik pulang ke Indonesia.

Kementerian Luar Negeri telah menerima informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang staf teknis di KBRI Singapura dalam kasus suap penunjukan penyedia asuransi kerja bagi para tenaga kerja migran Indonesia di Singapura, yang saat ini sedang ditangani penegak hukum Singapura, ujar jubir Kemlu Arrmanatha Nasir.

Arrmanatha, yang akrab disapa Tata mengungkapkan, menurut informasi dari Biro Investigasi Praktek Korupsi (CPIB) Singapura, tindakan tersebut merupakan aksi individu dan KBRI Singapura dinyatakan tidak terlibat dalam kasus tersebut.

Staf teknis di KBRI yang diduga terlibat telah di ditarik ke Jakarta oleh instansi asal dan pemeriksaan hukum terhadap yang bersangkutan dilanjutkan oleh aparat hukum di Indonesia, kata Tata.

Tata melanjutkan, pemerintah Indonesia siap melakukan kerjasama Mutual Legal Assistance untuk memfasilitasi proses hukum di masing-masing yurisdiksi.

Sebelumnya diberitakan, Tiga warga Singapura, termasuk seorang agen asuransi, dijerat dakwaan penyuapan yang mengatasnamakan seorang pejabat Kedutaan Besar (Kedubes) Indonesia. Otoritas Singapura menyatakan pihak Kedubes Indonesia tidak terlibat dalam kasus ini.

Tiga warga Singapura yang dijerat dakwaan disebut bernama Yeo Siew Liang James (47) yang merupakan agen asuransi untuk AIG Asia Pacific Insurance dan Liberty Insurance, kemudian Abdul Aziz Mohamed Hanib (63) yang seorang penerjemah lepas dan Chow Tuck Keong Benjamin (55).

Disebutkan Biro Investigasi Praktik Korupsi Singapura (CPIB), suap itu dimaksudkan untuk membantu dua perusahaan asuransi tersebut dalam mendapatkan akreditasi penyedia jaminan performa bagi pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia di Singapura. Jaminan performa menjadi persyaratan baru bagi setiap majikan yang mempekerjakan PRT Indonesia.

BACA JUGA : Jokowi Minta Para Menteri Menyiapkan Jurus Baru Kerek Investasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here