Harapan Dari Menteri PUPR Agar Pegawainya Tidak Terlibat OTT KPK dan Tetap Semangat Kerja

88
Harapan Dari Menteri PUPR Agar Pegawainya Tidak Terlibat OTT KPK dan Tetap Semangat Kerja
Harapan Dari Menteri PUPR Agar Pegawainya Tidak Terlibat OTT KPK dan Tetap Semangat Kerja

ZonaNKRI – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengaku terkejut lantaran ada Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap sejumlah pejabat di kementeriannya pada Jumat 28 Desember 2018.

Lantaran, ia baru saja pulang melakukan kunjungan kerja di daerah. Menurut informasi yang baru kami dapat, ada pegawai PUPR yang terkena OTT di bidang proyek air minum. Siapa dan apa kami belum tahu,ungkap dia.

Adapun menurut laporan KPK, komisi antirasuah itu baru saja mengamankan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada sejumlah proyek yang dikelola Kementerian PUPR dan pihak swasta.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Basuki menyampaikan, KPK telah melakukan penyidikan di kantor Perusahaan Air Minum PAM Jaya yang berada di kawasan Pejompongan, Jakarta.

Kementerian PUPR akan cari informasi detail terkait kasus ini. Kantor yang digeledah kantor proyek yang ada di Pejompongan, tutur dia.

Di sisi lain, ia tetap memompa semangat para bawahannya yang tidak terlibat dalam kasus ini agar bisa lanjut bekerja seperti biasa.

Saya sudah datangi Ditjen Cipta Karya, karena kalau sudah kena kaya begini pasti mentally down. Saya sebagai pemimpin tetap harus memberikan semangat, kalau tidak terlibat jalan terus, imbuhnya.

KPK Sita Dolar Singapura

Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar OTT Pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Tim penindakan mengamankan uang dalam bentuk Dollar Singapura.

Barang bukti dolar Singapura, saya belum hitung, ujar penegak hukum di KPK.

Dia mengatakan, penangkapan kali ini diduga berkaitan dengan suap proyek sistem penjernihan air minum (SPAM) di Ditjen Cipta Karya tahun anggaran 2018.

Sebanyak empat orang yang diamankan dalam penindakan kali ini.

Dua org pegawai Ditjen Cipta Karya sebagai Pejabat Pembuat Komitmen dan dua pihak swasta,kata dia.

Para pihak yang terjaring dalam tim penindakan ini sudah berada di dalam gedung KPK tengah menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

BACA JUGA : Polisi Heran Steve Emmenuel Bisa Loloskan 100 Gram Kokain dari Belanda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here