Kelamaan Memasak Tukang Pecel Lele Digebuki Oleh Pembeli

138
Kelamaan Memasak Tukang Pecel Lele Digebuki Oleh Pembeli
Kelamaan Memasak Tukang Pecel Lele Digebuki Oleh Pembeli

ZonaNKRI – Seorang pedagang pecel lele di Bekasi, Achmad Junaidi babak belur setelah digebuki oleh dua orang pembeli. Junaidi dipukuli karena kelamaan memasak makanan yang dipesan kedua pelaku.

Adik Junaidi, Salahudin menjelaskan mengapa abangnya kelamaan memasak lele sehingga membuat emosi kedua pelaku. Peristiwa itu terjadi di lapak pecel lele di Jalan Raya.

Abang saya jualan roti bakar sama pecel lele. Orang ini (pelaku) pesen pecel lele, 2 orang, kata Salahudin.

Nah, kebetulan si lele yang akan digoreng itu dalam keadaan masih hidup. Sehingga, ada banyak kerjaan yang harus dilakukan oleh Junaidi sebelum itu lele disajikan kepada kedua pelaku.

Kan lele hidup, dimatiin dulu di keran. Dimatiin dulu, jadi agak lama karena nggak langsung goreng, ucapnya.

Selain karena kondisi lelenya yang harus dimatikan dulu, Junaidi juga harus menyiapkan menu lainnya yang dipesan keduanya yakni tempe dan tahu.

Habis goreng tempe dan tahu, karyawan lagi nyiangin lele, ungkapnya.

Rupanya, proses ini dianggap terlalu lama oleh kedua pelaku. Keduanya pun kesal hingga akhirnya memukuli korban.

Dia bilang ‘kok masaknya lama’, kakak saya bilang ‘sabar pak lele lagi dimatiin’,lanjutnya.

Namun, mendengar penjelasan Junaidi, kedua pelaku tidak puas dan kian emosi. Ketika Junaidi balik badan, keduanya langsung memukuli korban tanpa ba-bi-bu lagi.

Dia nggak ada ngomong apa-apa langsung dihantem dari belakang terus diinjak, ucapnya.

Junaidi kemudian berteriak meminta tolong. Kedua pelaku selanjutnya melarikan diri.

Akibat kejadian itu, Junaidi mengalami luka cukup parah di bagian wajahnya. Junaidi telah melaporkan kasus ini ke polisi dan pelaku masih dikejar.

BACA JUGA :  JK Ingatkan Ancaman Perdagangan Narkoba-Manusia di Indo-Pasifik

 POKER ONLINE | JUDI ONLINE | KARTU ONLINE   | MUTIARAPOKER | POKERMAWAR | POKERINTAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here