Demokrat Sindir Inas Terkait Nama SBY Dibawa-bawa Soal Hotel Borobudur,

118
Demokrat Sindir Inas Terkait Nama SBY Dibawa-bawa Soal Hotel Borobudur,
Demokrat Sindir Inas Terkait Nama SBY Dibawa-bawa Soal Hotel Borobudur,

ZonaNKRI – Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyeret nama Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY ketika menjawab Amien Rais yang tak ingin Hotel Borobudur dijadikan tempat penghitungan suara. PD membalas Inas.

Inas dalam pernyataannya mengatakan penghitungan suara di Hotel Borobudur terjadi dalam Pilpres 2009 di mana SBY menjadi pemenangnya. Pernyataan Amien soal Hotel Borobudur ada jin, genderuwo serta hacker bekerja menurut Inas sama saja membongkar rahasia SBY.

“Sebenarnya kami Partai Demokrat tidak mempermasalahkan di manapun lokasi perhitungan suara dilakukan. Karena kami optimis suara Pak Prabowo akan leading dibandingkan Pak Jokowi, bahkan menang tebal,” kata Ketua DPP PD Jansen Sitindaon menjawab Inas.

Menurut Jansen, posisi capres petahana Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan jagoan Inas beda dengan SBY saat Pilpres 2009 lalu. Saat itu, kata Jansen, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja SBY sangat tinggi, bahkan menjelang detik akhir sebelum pencoblosan, survei SBY disebut selalu di atas 60%. Survei itu katanya terbukti di hari pemilu di mana SBY menjadi pemenang.

“Ini berbeda dengan Pak Jokowi saat ini, yang tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya rendah dan survei elektabilitasnya amblas di bawah 50%. Sebuah posisi sayonara untuk seorang petahana yang sejak hari pertama dia jadi presiden sudah kampanye,” sebut Jansen.

Berdasarkan argumennya di atas, Jansen mengatakan SBY bakal menang pilpres di manapun rekapitulasi penghitungan suara digelar. Dia menyebut SBY juga akan menang Pilpres 2009 sekalipun penghitungan suara itu digelar di rumah Inas.

Berdasarkan fakta di atas, jadi mau di manapun perhitungan suara dilakukan saat 2009 yang lalu, tidak akan mengubah situasi kemenangan Pak SBY. Bahkan jika penghitungan suara dilakukan di kantor Hanura atau di rumah Inas sekalipun, pada saat itu Pak SBY akan tetap menang,” sindir Jansen.

Sebelumnya diberitakan, Inas mengatakan penghitungan suara dilakukan di Hotel Borobudur terjadi saat Pilpres 2009. Menurutnya, pernyataan Amien seolah-olah malah membuka rahasia kemenangan SBY yang saat itu berpasangan dengan Budiono.

Dia kemudian mengungkit PAN yang ada di dalam koalisi pengusung SBY-Budiono.

“Wah! Ini berarti bahwa Amien Rais membuka rahasia bahwa kemenangan SBY pada saat itu dibantu oleh jin, genderuwo dan hacker! Karena hasil perhitungan suara kemenangan SBY-Budiono bisa mencapai 60,8 persen pada saat itu!” kata dia.

Manajemen Hotel Borobudur menepis perihal jin dan genderuwo yang disinggung Amien. Menurut pihak manajemen, pernyataan Amien tak berdasar.

“Menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar melalui beberapa media online mengenai pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN yang juga anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais, bahwa di Hotel Borobudur Jakarta terdapat banyak jin, genderuwo, dan hacker, kami menolak dengan tegas pernyataan yang tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan tersebut,” kata Marketing Communications Manager Hotel Borobudur, Rizki Permata Sari, dalam keterangan tertulis.

Rizki juga menyatakan pihaknya berkomitmen terbuka mengenai setiap kegiatan di hotel tersebut. Termasuk soal rencana KPU menggelar tabulasi hasil Pemilu 2019 di sana.

BACA JUGA :  Kronologi Calon Pendeta di Sumsel yang Diperkosa dan Dibunuh

POKER ONLINE | JUDI ONLINE | KARTU ONLINE   | MUTIARAPOKER | POKERMAWAR | POKERINTAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here