Perusak Pos Keamanan Rumah Susi Terancam Penjara Lebih Dari Dua Tahun

99
Perusak Pos Keamanan Rumah Susi Terancam Penjara Lebih Dari Dua Tahun
Perusak Pos Keamanan Rumah Susi Terancam Penjara Lebih Dari Dua Tahun

ZonaNKRI – Pria berinisial A (38), pelaku perusakan pos keamanan rumah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sekaligus Kantor Susi Air di Pangandaran, terancam penjara dua tahun enam bulan. Selain melakukan perusakan, A juga ternyata diketahui melakukan pencemaran nama baik Menteri KKP di akun media sosial miliknya.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, A diduga tidak hanya melakukan aksi pelemparan batu ke pos keamanan rumah milik Susi Pudjiastuti pada Jumat (2/8) saja. Dia diketahui pernah melakukan aksi serupa pada 7 Juli dan 13 Juli 2019.

“Polisi telah menerima dua laporan terkait aksi pelemparan itu. Pertama kaca pos satpam pecah, kedua tidak ada kerusakan, ketiga kembali pecah,” kata dia, Minggu (4/8).

Kepada penyidik kepolisian, A mengaku melakukan aksi tersebut karena kesal terhadap Menteri Susi. Dia kemudian melakukan aksinya setiap dini hari menggunakan sepeda motor dan melemparkan batu ke pos keamanan rumah.

Pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku. Batu untuk merusak pos, sepeda motor, telepon genggam, pakaian, hingga identitas tersangka.

Selain melakukan aksi pelemparan batu ke pos keamanan, A juga diketahui melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Susi Pudjiastuti di akun media sosial facebook miliknya.

“Kita telah melakukan penyelidikan pada akun tersangka. Dan setelah berkoordinasi dengan ahli bahasa dapat disimpulkan bahwa terdapat unggahan status yang berisi hinaan dan pencemaran nama baik,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, mengacu pasal 27 juncto pasal 45 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta mengacu pada Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 50 Tahun 2008, kasus pencemaran nama baik dan penghinaan masuk ke dalam delik aduan. Artinya kasus itu baru akan diproses ketika ada aduan dari korban atau melalui kuasa hukumnya.

“Kita sudah berkoordinasi dengan tim hukum Menteri Susi. Namun sementara tersangka dikenakan Pasal 406 KUHP dengan hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan. Kalau perusakan itu kan tindak pidana umum,” katanya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Ciamis mengamankan seorang berinisial A, pelaku pelemparan batu di rumah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Pangandaran. Akibat aksinya, kaca pos penjagaan di rumah Susi pecah. Saat ini pelaku diperiksa dan ditahan di Mapolres Ciamis.

“Untuk tersangkanya (pelempar) sudah kita tangkap. Ini nanti lakukan pemeriksaan, dan selanjutnya kita tahan, sementara itu,” Kata Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh.

Penangkapan A bermula kejadian perusakan pos Satpam PT ASI Pudjiastuti Aviation Pangandaran yang juga diketahui merupakan kediaman Menteri Susi di Jalan Merdeka, Pangandaran. Aksi perusakan dilakukan dengan melempar batu pada Jumat (2/8) dini hari.

Salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian, Dedi Saefuloh (45) menyebut bahwa yang rusak akibat kejadian tersebut adalah bagian kaca pos satpam.

“Saat ini sudah dipasangi garis polisi. Tadi info yang saya terima kejadiannya sekitar pukul 1 malam,” ujarnya.

Dia menyebut bahwa kejadiannya berlangsung cepat. Saat itu tiba-tiba datang seorang warga menggunakan sepeda motor dan berhenti. Saat berhenti, ia melemparkan batu ke bagian pos keamanan yang diketahui tengah dalam perbaikan.

“Yang sedang jaga di sana juga sempat ngejar tapi enggak kekejar. Enggak tahu orang iseng enggak tahu apa. Tapi memang sudah beberapa kali kejadiannya. Dulu tanggal 7 Juli dan 13 Juli sempat juga ada yang melempar. Dulu juga pelakunya langsung kabur,” jelasnya.

BACA JUGA :  PLN Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Hampir Seluruh Pulau Jawa

POKER ONLINE | JUDI ONLINE | KARTU ONLINE
|
 MUTIARAPOKER | POKERMAWAR | POKERINTAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here